Jumat, 15 Desember 2017


MENJELANG pergelaran Djakarta Warehouse Project (DWP), kawasan gedung PT Jiexpo, diserbu kalangan pedagang Kaki-5. Para penjual makanan, minuman, dan rokok sejak pagi mulai berdatangan dan mangkal di dekat pintu masuk gedung tersebut.

Sejak pukul 09.00 puluhan PKL dari berbagai kawasan mulai berdatangan dan mengambil tempat strategis tak jauh dari pintu masuk. Mereka meyakini penjualannya bakal laris manis seperti yang pernah dialami tiap tahun penyelenggaran DWP.

"Tiap ada hajatan DWP, pengunjungnya membludak, mungkin mencapai ratusan ribu orang. Dagangan kami pasti ludes," ujar Marhasan di Jalan Raya Industri, Kemayoran, Jakpus, Jumat (15/12).

Dia bersama sejumlah rekannya sesama PKL sengaja datang lebih awal supaya mendapat tempat strategis. "Meski acara baru dimulai nanti malam, tapi selepas siang pengunjung sudah mulai berdatangan. Begitu pula kelompok PKL malah datang lebih awal," ujar pedagang minuman yang sehari-hari mangkal di kawasan Bendungan Jago.

Menurutnya di lokasi ini bakalan banyak diserbu PKL dari jauh seperti Cilincing, Pademangan, dan lainnya. "Mereka sudah janjian akan kesini, membawa gerobak ditarik pakai sepeda motor," paparnya.

Menurutnya hajatan besar sekelas DWP banyak mendatangkan rezeki bagi pedagang. "Pembeli tak masalah dengan harga, yang penting barangnya ada. Sebab, kalau sudah malam, banyak dagangan makanan dan minuman sudah habis," papar Marhasan yang menjual sebotol air mineral maupun minuman ringan seharga Rp 5 ribu.

Pada hajatan DWP lalu, dia sampai dua kali mengisi dagangan karena saking larisnya. "Harga jual kami jauh lebih murah dibanding di dalam gedung," dalihnya.




Info dan foto: www.poskotanews.com.
Editor: Adit.

0 komentar:

Posting Komentar