Kamis, 07 Desember 2017


BANJIR akibat rob atau air laut pasang, tak hanya melanda pemukiman warga Dusun Kalialo, Tanjungsari dan Tegalsari Desa Kupang saja. Melainkan banjir juga menggenangi sekolah-sekolah yang ada di Desa Kupang. Seperti banjir di halaman SDN Ill dan SDN IV Desa Kupang, Rabu (6/12).

Akibat banjir yang ada, para siswa yang masuk sekolah untuk mengikuti ujian akhir semester (UAS) harus melepas sepatu dan berjalan 'nyeker' (tanpa alas kaki) dan juga 'kecek' (jalan diatas air).

Bupati Sidoarjo, Jawa Timur, H. Saifullah saat dikonfirmasi di Pendopo Delta Wibawa mengaku kaget mendengar ada banjir di Jabon. "Dimana itu ada banjir?," jawabnya dengan keheranan.

Saiful llah menambahkan, akan segera mengutus organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk sidak ke banjir. "Saya akan segera memerintahkan dinas terkait untuk sidak ke lokasi banjir rob itu," imbuhnya.

Ali Mursyid salah satu tokoh muda Jabon berharap ada penanganan untuk masalah banjir rob ini. Banjir tak hanya masuk pemukiman warga. Halaman sekolah juga banyak yang terendam banjir. "Kasihan saat ini adik-adik sedang UAS. Sudah sedang ujian, sekolahnya banjir. Apa gak sedih melihat kenyataan ini," tutur Mursyid.

Masih kata Mursyid, di dusun-duaun yang banjir itu, juga banyak area pertambakan airnya ikut meluap. Banyak kerugian yang dialami oleh petambak karena ikan budidayanya terbawa banjir.



Info dan foto: www.beritajatim.com.
Editor: Adit.

0 komentar:

Posting Komentar