Rabu, 06 Desember 2017

BALAI Desa Mambak, Kecamatan Pakis Aji, Jepara, Jawa Tengah dibobol maling, Rabu (6/12). Mereka menggondol sebuah proyektor, 15 keping E-KTP dan uang sejumlah Rp 10 ribu. 

Kejadian itu pertama kali diketahui oleh Siti Nafiah (33) petugas kebersihan di Balai Desa tersebut. Saat hendak membersihkan kantor kepala desa, sekitar pukul 06.00 WIB. 

"Waktu itu saya hendak membersihkan ruangan perangkat. Namun pintu utama itu kok tidak bisa dibuka. Setelah dipaksa dibuka ternyata diganjal oleh tongkat proyektor," tuturnya. 

Merasa ada kejanggalan, ia kemudian menelpon perangkat desa untuk mengeceknya. Setelah dilakukan pemeriksaan, ruangan perangkat sudah diacak-acak. Laci-laci yang ada di ruangan kerja perangkat pun sudah tidak di tempatnya. 

Hal itu dibenarkan oleh Kasi Pemerintahan Desa Mambak Abdul Roshid. Menurutnya, maling diperkirakan masuk melalui gudang, karena pintunya tak dikunci. Setelahnya, pencuri leluasa masuk ke ruangan kerja perangkat desa. 

"Maling pun sempat masuk ke ruangan perpus. Beruntung tiga komputer yang ada didalamnya tidak digondol," katanya. 

Sementara itu, di ruangan Kepala Desa Mambak Hadi Priyatno, maling tak berhasil masuk. Namun di langit-langit ruangan tersebut,  dilubangi oleh pencuri.

"Perkiraan kerugian sekitar empat sampai lima juta rupiah untuk nilai proyektor. Untuk 15 keping E-KTP kami harus membuat laporan, agar bisa melakukan penggantian. Selain barang tersebut bendel PMI pun ikut digondol," terang Roshid. 

Kedepan, pihaknya akan mengimbau warga sekitar untuk menggiatkan ronda. Selain itu, pihaknya juga mengusulkan untuk mempekerjakan penjaga malam di balai desa.




Info dan foto: www.murianews.com.
Editor: Ibnu.


0 komentar:

Posting Komentar