Rabu, 29 November 2017

RIBUAN pengungsi bencana akibat banjir dan longsor di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur semakin menderita. Apalagi akses yang ke Pacitan tertutup total, hanya bisa melalui udara.

Ribuan pengungsi bencana alam berupa banjir di Pacitan hanya perlu makanan cepat saji. Tidak memerlukan yang lain. Apalagi bahan makanan seperti beras, mie instan, dan minyak goreng.

Pasalnya, kondisi sekarang tidak memungkinkan untuk memasak. Termasuk gas yang sudah hilang dari peredaran. Pun jika memasak dengan kayu, kayu sudah terkena air. Sehingga tidak bisa dipakai untuk memasak.

"Pengungsi hanya perlu makanan cepat saji. Dan sampai sekarang belum ada makanan yang tersedia, yang kita khawatirkan mereka kelaparan," kata Kasie Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pacitan, Dianita Agustinawati, Rabu (29/11).

Dianita mengatakan, jika memang ada yang mau memberi bantuan, sebaiknya makanan cepat saji. Karena yang mendesak makanan siap saji, bukan yang lain.

Diberitakan sebelumnya, Kabupaten Pacitan dikepung banjir dan longsor. Ratusan rumah terendam dan ribuan orang mengungsi. Yang makin memperluas penanganan bencana alam di Pacitan adalah terputusnya akses jalur darat ke daerah ini. 



Info dan foto: www.beritajatim.com.
Editor: Ibnu.

0 komentar:

Posting Komentar