Selasa, 21 November 2017


BANJIR yang mengepung wilayah Ponorogo Kota dan Pinggiran rupanya disebabkan masalah klasik. Adalah sampah yang menggunung yang menyumbat aliran sungai.

Tidak hanya itu, ada gulungan kabel listrik yang di pinggir jalan jatuh ke sungai. Hal itu memperparah banjir yang mengepung Kota Ponorogo.

"Kemarin memang banjir di lingkungan Ponorogo Kota dan pinggiran. Selain sampah, juga ada gulungan kabel listrik," kata Kabid Rekonstruksi dan Rehabilitasi BPBD Ponorogo, Jawa Timur, Setyo Budiono, Selasa (21/11) pagi.

Budi--sapaan akrab Setyo Budiono-- mengatakan, kabel listrik berada di Sungai Purbosuman. Tepatnya di barata water boom Kintamani.

"Tapi itu tidak satu-satunya penyebab. Hanya saja memang memperparah. Sehingga banjir mengepung Kota Ponorogo," terangnya.

Budi berharap warga cinta terhadap lingkungan. Caranya tak membuang sampah sembarangan, apalagi di badan sungai.

"Kan kalau banjir gini yang susah kita semua. Ini anggota BPBD sudah mulai membersihkan sampah di sungai," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, hujan dengan intensitas tinggi dan lama menyebabkan sungai di Ponorogo tak mampu menampung aliran air. Akibatnya, bumi Reyog dikepung banjir, Senin (20/11) sore.

Bahkan banjir menerjang bagian Ponorogo Kota dan kawasan pinggiran kota tersebut. Yakni desa di Kecamatan Siman dan Kelurahan di Kecamatan Ponorogo Kota.

Adalah Desa Siman, Desa Patihan Kidul, Kecamatan Siman yang diterjang banjir. Untuk wilayah Ponorogo Kota, Kelurahan Pakunden, Kelurahan Purbosuman, Kelurahan Brotonegaran, Kelurahan Suridikraman, dan Kelurahan Kepatihan juga dirambah banjir.

"Dua kecamatan tersebut terendam banjir. Untuk di Kecamatan Siman yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Kota juga terdampak banjir," kata Setyo Budiono.

Budi mengaku, banjir karena luapan air sungai yang tidak mampu menahan banyaknya air. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Namun, beberapa rumah warga terendam banjir setinggi kurang lebih 30 cm. "Untuk yang di jalan raya kurang lebih 50 cm. Ini sedang kami data kembali," pungkasnya.




Info dan foto: www.beritajakarta.com.
Editor: Bowo.


0 komentar:

Posting Komentar