Senin, 20 November 2017

TAK lama setelah korban terseret gorong-gorong ketemu, korban tenggelam di aliran sungai Bengawan Solo juga ditemukan. 

Adalah Ahmad Muhadi (14) warga Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi. Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi.

"Tepatnya ditemukan di aliran sungai Bengawan Solo dibawah jembatan Desa Bangunrejo Lor Kecamatan Pitu Kabupaten. Ngawi, Jawa Timur," kata Kapolsek Pitu, IPTU Subandi, Senin (20/11).

Dia menjelaskan, dari hasil visum memang korban diperkirakan sudah hanyut selama tiga hari. Dan memakai celana yang digunakan saat tenggelam.

Diberitakan sebelumnya, Niat hati ingin membantu orang tua mencari ikan di aliran sungai Bengawan Solo, tepatnya di Dusun/Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi.

Adalah Muhadi (14) bocah warga setempat harus terseret arus air. Awalnya, Muhadi ikut orang tuanys, Sumini mencari ikan, Kamis (16/11/2017). Ketika siang diajak oulang tidak mau karena ikut bapaknyaorang, Samuji.

Namun, sampai bapaknya pulang, korban tidak ikut. "Itu terjadi sampai malam. Korban tidak kunjung balik ke rumah. Diduga terbawa arus," kata Kepala BPBD Ngawi, Eko Heru Cahyono.

Sampai saat ini, lanjut dia, BPBD, Polres Ngawi dan pihak terkait mencarinya. Dia menuturkan, jika warga menemukannya bisa melaporkan ke Polsek terdekat.

"Ciri-cirinya di tubuh korban ada bekas luka di alis kiri dan benjolan di punggung, rambut pendek, saat kejadian memakai kaos hitam dan celana kolor pendek warna hijau," pungkasnya. 



Info dan foto: www.beritajatim.com.
Editor: Adit.

0 komentar:

Posting Komentar