Selasa, 28 November 2017

BANJIR Pacitan, Jawa Timur sampai Selasa (28/11) siang semakin parah. Bahkan air terus meninggi dan menyebar ke wilayah kecamatan lain. Ketinggian banjir mencapai 1 meter sampai 3 meter.

Informasi yang diterima, ada tiga orang hanyut terbawa arus banjir di Kecamatan Pacitan. "Memang ada tiga yang hanyut. Dan itu memang valid infonya," kata Sekretaris BPBD Pacitan, Ratna Budiono, Selasa (28/11) siang.

Dia mengaku, satu orang sudah ditemukan. Di area poersawahan, Desa Kanyen, Kecamatan Pacitan. 

"Sementara untuk dua lain, masih belum ditemukan. Karena belum ditemukan saya tidak bisa mengatakan tewas. Masih dalam pencarian," katanya.

Diberitakan sebelumnya, cuaca ekstrim melanda Pacitan. Bahkan kali ini bisa dibilang puncak musim hujan. Curah hujan dengan intensitas tinggi hampir menenggelamkan ratusan rumah warga di wilayah Kabupaten Pacitan, Selasa (28/11).

"Hujan dari kemarin dan tidak ada berhentinya. Dan Banjir sudah mulai sejak tadi malam, sekitar pukul 02.00 WIB di wilayah perkotaan dan Kebonagung," kata Ratna Budiono, Sekretaris BPBD Pacitan, saat dihubungi  Selasa (28/11) pagi

Ratna mengatakan, banjir di Pacitan disebabkan tingginya debit air hujan serta juga disebabkan adanya tanggul di anak sungai yang jebol.

"Ada tanggul jebol di anak sungai kecil di Kebonagung. Tapi penyebab utamanya, debit air hujan yang lumayan tinggi lebih 100 milimeter bisa dikatakan ekstrim, dampak dari Tropical Cyclone (TC) di wilayah Jawa," katanya.

Dia menuturkan, banjir tidak merata atau menyeluruh di seluruh wilayah kecamatan di Pacitan. Banjir terjadi di beberapa spot atau titik di sejumlah kecamatan.

Di antaranya di satu dusun di Desa Sidomulyo Kecamatan Ngadirojo, di Desa Tambakrejo dan Desa Kebonagung, Kecamatan Kebonagung. Empat desa di Kecamatan Pacitan, yakni Desa Sirnoboyo, Sukoharjo, Kayen dan Kembang.

"Banjir terbagi beberapa spot, tidak menyeluruh. Kondisi banjir paling parah berada di Kecamatan Pacitan dan Kebonagung," katanya.

Ketinggian air yang masuk ke dalam rumah dan mengenang di jalan, kata Ratna, diperkirakan mencapai sekitar 30-50 sentimeter.

"Jumlah rumah yang tergenang belum dapat dipastikan. Pasukan assessment masih bergerak mengevakuasi warga dan mengantar logistik bantuan," katanya.




Info dan foto: www.beritajatim.com.
Editor: Ferry.


0 komentar:

Posting Komentar