Selasa, 07 November 2017


KEBAKARAN hebat terjadi di gudang kapuk yang berada di Desa Karaban, RT 6, RW 2, Kecamatan Gabus, Pati, Jawa Tengah, Selasa (7/11). Api yang berkobar tak hanya melalap isi gudang, tapi juga membakar lima orang pekerja.

Beruntung kelima orang ini mampu menyelamatkan diri, sehingga nyawa mereka tertolong. Meski demikian, para korban mengalami luka yang cukup parah, karena kulit mereka melepuh terkena api.

Mereka kini dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan intensif. Mereka adalah Kaspi (45), seorang buruh asal Desa Jembangan, Sukolilo, Khiloeri (40), warga Karaban, Imam (38), warga Tambahagung, Tambakromo, Wandi (50), warga Jembangan, Sukolilo dan Pak Dul (50), warga Bogotanjung, Gabus.

Dari lima korban luka bakar, Kaspi yang mengalami luka bakar di sekujur tubuh. Badan ibu berusia 45 tahun ini melepuh dan mengelupas akibat terkena paparan api.

Gudang yang terbakar diketahui milik Suparman (35), warga Desa Karaban. Kebakaran tersebut meludeskan bangunan tembok beratap seng dan genteng seluas 8×50 meter.
 
Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan mengatakan, penyebab kebakaran tersebut diduga berasal bagian mesin hidrolis yang kering, sehingga mengeluarkan percikan api saat terjadi gesekan.

"Dari hasil identifikasi, penyebabnya bagian mesin hidrolis belum diberi pelumas, sehingga kering dan menyebabkan gesekan. Gesekan itu yang menimbulkan percikan api dan mengakibatkan kebakaran," ungkap AKBP Maulana.

Karena itu, polisi menyimpulkan kebakaran gudang akibat kurangnya perawatan alat mesin pengodol kapuk atau laker hidrolik, sehingga menyebabkan kebakaran.

Adapun kerugian material akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp 700 juta. "Semua korban luka bakar dilarikan dan dirawat di Rumah Sakit Keluarga Sehat Hospital (KSH)," pungkasnya.



Info dan foto: www.murianews.com.
Editor: Ibnu.


0 komentar:

Posting Komentar