Selasa, 28 November 2017

PETUGAS gabungan yang terdiri dari Satpol-PP, Polisi dan TNI di Kota Cilegon, Banten, gencar melakukan razia yustisi atau operasi administrasi kependudukan di indekos.

Razia tersebut sebagai bentuk cipta kondisi dan menjaga keamanan, kenyamanan dan ketertiban masyarakat. Dalam razia itu juga sebagai langkah antisipasi tindakan terorisme.

Kali ini razia dilaksanakan di Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Selasa (28/11). Dalam razia petugas mengamankan puluhan warga yang tidak memiliki KTP dan surat domisili dan tiga terduga pasangan mesum karena tidak memiliki surat nikah.

Kepala Satpol-PP Kota Cilegon, Juhadi M Syukur mengatakan, memang pihaknya mendapatkan informasi bahwa terduga teroris masuk ke wilayah Banten. Sehingga pihaknya melakukan antisipasi dengan melakukan razia yustisi di wilayah Kota Industri.

Apalagi saat ini memasuki perayaan Natal dan Tahun Baru 2018. "Razia ini juga sebagai upaya mendukung program Polres Cilegon yang mengadakan operasi lilin," ujar Juhadi.

Dikatakan bahwa razia itu juga sebagai langkah penegakan Perda Nomor 5 Tahun 2001 tentang Pelanggaran Kesusilaan, Minuman Keras, Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya.

"Razia ini juga kita antisipasi peredaran miras, perjuadian, narkoba, kumpul kebo dan pekat lainnya. Kita bertindak sesuai dengan Perda," terangnya.

Setelah dirazia, lanjutnya, pihaknya kemudian mendata dan memberikan pembinaan kepada warga yang terjaring agar melengkapi surat-surat kependudukannya.

"Razia ini akan terus kita lakukan bergantian di setiap kecamatan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan," katanya. 




Info dan foto: www.bantennews.co.id.
Editor: Ferry.


0 komentar:

Posting Komentar