Selasa, 28 November 2017

CUACA buruk yang melanda Pandeglang, Banten saat ini patut diwaspadai oleh warga karena bisa menimbulkan banjir, tanah longsor dan angin puting beliung.

Seperti yang dialami warga di Kabupaten Pandeglang, angin puting beliung kembali merusak 15 rumah warga di Kampung Bayur, Desa Sidamukti, Kecamatan Sindangresmi.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Angin yang tiba-tiba datang dan memporak-porandakan rumah warga. Warga yang mengetahui kejadian itu berusaha menyelamatkan diri mereka tidak bisa berbuat banyak, warga baru bisa mengevakuasi barang-barang miliknya usai puting beliung reda.

"Kejadiannya sekitar jam 08:00 WIb pagi, saya sedang salat sunah duha tiba-tiba angin puting beliung datang, pas saya keluar atap rumah saya dan warga lainnya sudah acak-acakan," kata Ropikoh salah satu warga yang terdampak angin puting beliung, Selasa (28/11).

Selain atap rumah warga yang rusak, berdasarkan informasi 1 bangunan penggilingan gabah ikut ambruk diterpa angin, angin puting beliung kali ini juga memakan korban jiwa yakni 1 keluarga tertimpa bangunan rumah.

Sementara Dedi aparat Desa Sidamukti membenarkan kejadian itu, menurutnya angin puting beliung yang disertai hujan berlangsung sekitar 15 menit.

"Ada korban dalam kejadian itu, satu keluarga tertimpah rumah sehingga dilarikan ke Puskesmas terdekat," ucapnya.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Pandeglang, Ade Mulyana mengaku sudah berkordinasi dengan pihak terkait agar segera mengirimkan bantuan kepada warga yang tertimpa musibah.

"Kerusakan parah ada 4 rumah dan yang rusak sedang ada 11 rumah, kita sudah sampaikan kepada Dinas terkait," pungkasnya.




Info dan foto: www.bantennews.co.id.
Editor: Ferry.


0 komentar:

Posting Komentar