Jumat, 24 November 2017


MUSIBAH banjir yang melanda wilayah Kecamatan Godong akhirnya juga berimbas ke Desa Sumberagung, Grobogan, Jawa Tengah. Di desa ini dilaporkan ada 22 rumah yang sempat kemasukan air semalaman. Ketinggian air yang masuk kedalam rumah berkisar 10-40 centimeter.

Dari pantauan di lapangan menjelang Jumatan, sudah tidak ada lagi rumah yang tergenang. Meski demikian, luapan air dari Sungai Jajar masih menggenangi pekarangan dan sejumlah areal sawah.

"Tadi malam, air masuk rumah setinggi dengkul (lutut). Sekarang sudah surut tetapi sekitar rumah masih banyak air," kata Sawilah (62), warga Sumberagung yang tinggal di wilayah RT 04, RW 01, Jumat (24/11/2017).

Ada dua rumah di Desa Sumberagung yang kemasukan air paling tinggi. Yakni, rumah Sawilah dan cucunya Teguh Susilo yang ada disampingnya.

Meski sudah kering, bekas banjir masih jelas terlihat di rumah Sawilah. Lantai rumahnya yang masih berupa tanah tampak becek, mirip lahan sawah.

"Ini lantai tanah saya pasangi kayu dan papan untuk jalan keluar masuk rumah," imbuhnya.

Camat Godong Bambang Haryono menyatakan, banjir yang melanda Desa Sumberagung merupakan imbas dari musibah sehari sebelumnya. Luapan air dari Desa Werdoyo dan Guyangan bergeser ke utara menuju ke Desa Sumberagung.

"Sejak siang tadi, sudah tidak ada air yang masuk rumah penduduk. Namun, debit air di sungai masih tinggi," katanya.

Menurut Haryono, dampak banjir di Desa Kemloko, Jatilor dan Werdoyo masih terlihat di areal sawah. Beberapa rumah warga yang sehari sebelumnya sempat kemasukan air juga sudah tidak terlihat lagi.



Info dan foto: www.murianews.com.
Editor: Adit.


0 komentar:

Posting Komentar