Selasa, 07 November 2017


SEBANYAK 200 pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) yang mengendarai sepeda motor di Karawang, Jawa Barat, diberi sanksi tilang (bukti pelanggaran) dalam Operasi Zebra Lodaya 2017, Selasa (07/11).

Pemberian sanksi tilang kepada ratusan pelajar menuai protes sejumlah orang tua murid.  Kata para orang tua, anak anaknya terpaksa menggunakan sepeda motor lantaran Pemkab Karawang belum mampu menyediakan bus sekolah, sedangkan ongkos transportasi umum dirasa masih mahal.

Kapolres Karawang, AKBP Ade Ary Syam Indradi menegaskan dua ratus pelajar yang kedapatan mengendarai sepeda motor diberi sanksi tilang lantaran belum cukup umur sehingga belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). "Ada juga pelajar yang bonceng tiga orang, sehingga membahayakan diri sendiri dan pengendara lainnya," jelas Ade.

Kapolres meminta para orang tua tidak mengizinkan anaknya mengendarai sepeda motor karena belum cukup umur dan belum memiliki SIM.

Diungkapkan, pihaknya juga akan mengirim surat rekomendasi kepada Pemkab Karawang, agar mengeluarkan kebijakan tentang larangan pelajar mengendarai sepeda motor ke sekolah.

"Kalau sayang sama anak,  jangan izinkan bawa motor ke sekolah.  Lebih baik naik angkot, jika dekat jalan kaki biar sehat, atau bagi orang tua sempatkan diri untuk mengantar anaknya pergi sekolah. Selama tujuh hari opersi zebra lodaya, ada 1.700 pengendara diberi sanksi tilang," ujarnya.

Seorang siswi kelas 2, SMAN 3 Karawang, Yuni mengaku mendapat izin orang tuanya membawa sepeda motor ke sekolah.

"Orang tua yang memberikan sepeda motor ini. Alasannya karena tubuh saya dirasa sudah cukup besar sehingga dianggap mampu mengendarai sepeda motor. Kalau pakai angkot, ongkosnya Rp 15.000 setiap hari, kalau sepeda motor, Rp 15.000 untuk satu minggu," kata dia.

Sementara itu, Ahmad, orang tua pelajar mengaku ia mengijinkan anaknya mengendarai sepeda motor ke sekolah. Ahmad meminta polisi mempertimbangkan sanksi tilang lantaram kondisi tidak adanya bus sekolah yang disediakan Pemkab Karawang dan tarif transportasi umum yang relatif masih mahal.




Info dan foto: www.poskotanews.com.
Editor: Ibnu.


0 komentar:

Posting Komentar