Senin, 02 Oktober 2017


WARGA Desa Gribig, Kecamatan Gebog, Kudus, Jawa Tengah menggelar kegiatan Buka Luwur Sunan Kedu, Senin (2/9). Kegiatan tersebut, dilakukan dengan cara mengarak kain luwur Sunan Kedu sejauh 2,5 kilometer.

Siam (72) panitia kegiatan mengatakan, pelaksanaan kirab Luwur Sunan Kedu dimulai dari kantor Balaidesa Gribig. Kemudian, luwur beserta arak arakan dibawa ke Makam Sunan Kedu dengan menempuh jarak hingga  2,5 kilometer dengan cara berjalan kaki.
 
"Kegiatan semacam ini sudah berlangsung tiap tahun. Kirab semacam ini juga menjadi hal yang dinanti masyarakat setempat," katanya saat kirab.

Menurut dia, dalam perayaan tahun ini, diukuti ribuan warga. Jumlah warga yang ikut terdiri dari tokoh masyarakat, muslimat, dan juga para pelajar di Desa Gribig.

Hardi Cahyana, Pembina Makam Sunan Kedu mengungkapkan, kegiatan kirab secara besar baru berlangsung selama tiga tahun ini. Sebelumnya, pelaksanaan buka luwur dilakukan dengan sederhana. 

"Beliau merupakan cikal bakal di sini. Selain itu, beliau asli dari Temanggung dan seorang petani tebu yang nyantri ke Kanjeng Sunan Kudus," ungkapnya.

Lokasi makam yang digunakan untuk buka luwur, kata Hardi, merupakan asli makam Sunan Kedu.

Sebelumnya Habib Luthfi pernah hadir dan menyatakan kalau itu merupakan makam Sunan Kedu. 

Dengan melaksanakan kirab, harapan dari pengurus nantinya generasi muda akan tetap mengingat para leluhur.




Info dan foto: www.murianews.com.
Editor: Adit.


0 komentar:

Posting Komentar