Senin, 23 Oktober 2017

 

PENGGUNA kendaraan yang melintas di Jalan Raya Cagar Alam, Pancoran Mas, Depok, mengeluhkan proyek saluran air, karena tanah galian ditumpuk pinggir jalan. Akibatnya, jalan jadi sempit dan menimbulkan antrean kendaraan saat jam sibuk kerja pagi dan sore hari.

"Seharusnya rekanan yang mendapat pekerjaan sejak awal paham dengan kondisi di jalan yang hanya lebar empat meter. Harusnya, tanah galian tidak ditumpuk, tapi langsung diangkut atau diambil hingga tidak membuat kemacetan setiap saat, " ujar Nyonya Yudi, warga RW 04, Keluarahan Pitara, Pancoran Mas, Senin (23/10).

Tanah galian saluran air yang ditumpuk di pinggir jalan praktis membuat lebar jalan yg hanya empat meter semakin menyempit hingga kendaraan roda empat harus menunggu giliran jika melintas di jalan tersebut.

Tak hanya membuat sempit lebar jalan, ujar ibu tiga anak ini, saat hujan sepanjang jalan tersebut langsung berubah menjadi kumbangan kerbau akibat becek dari ceceran tanah galian. "Pekerjaan memperbaiki saluran air itu terkesan tak profesional dan seenaknya saja, " tutir ibu dua anak ini.

Bakal Ditegur

Hal senada dikatakan Ketua Lembaga Pembersayaan Masyarakat (LPM) Kel.  Pitara,  Agus Salim, mengatakan pihaknya sudah berulang kali menegur pemborong tapi tak diindahkan.  Bahkan,  malah terkesan 'konyol' tidak mengindahkan saran maupun permintaan warga sekitar.

"Yang jelas pekerjaan tak profesional serta berharap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR)  Depok mengambil tindakan tegas kalau perlu jangan dipakai lagi, " ujarnya kecewa.

Sementara itu,  Kepala DPUPR Manto J,  mengatakan keluhann itu akan langsung ditanggapi serius dan bakal menegur penanggung jawab proyek untuk secepatnya mengangkut tanah galian saluran air yang di badan jalan.

Kegiatan perbaikan saluran air merupakan program Pemkot Depok antisipasi banjir dan genangan air saat hujan,  tuturnya yang menambahkan jumlah perbaikan drainase di Kota Depok mencapai 493 titik lokasi untuk tahun anggaran 2017. "Saya akan minta untuk di cek dan tanah di tengah jalan harus diangkut secepatnya," tuturnya. 




Info dan foto: www.poskotanews.com.
Editor: Adit.


0 komentar:

Posting Komentar