Kamis, 26 Oktober 2017


TIGA dermaga apung di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Cilincing, Jakarta Utara kini telah beroperasi. Nelayan pun bisa lebih cepat melakukan bongkar hasil tangkapannya.
 
Camat Cilincing, Purnomo mengatakan, di dermaga apung banyak perahu nelayan membongkar hasil tangkapan ikannya secara bergilir. Dermaga itu masing-masing berukuran 3x30 meter, 3x5 meter dan 3x10 meter.

"Dermaga apung ini untuk membantu percepatan proses pembongkaran hasil tangkapan ikan nelayan. Karena langsung terkoneksi ke tempat pelelangan ikan dan bertemu langsung konsumennya," kata Purnomo, saat meninjau dermaga apung TPI Cilincing, Kamis (26/10).

Dermaga apung ini mampu menampung sembilan kapal untuk sekali melakukan pembongkaran. Setelah melakukan pembongkaran, kapal langsung jalan karena tidak diperbolehkan bersandar lama.

Pandi (48), salah seorang nelayan mengaku senang adanya dermaga apung ini. "Dermaga apung ini sangat membantu para nelayan dan pedagang. Karena tidak lagi mengeluarkan biaya pengangkutan saat perahu sedang membongkar hasil tangkapannya," kata Pandi.

Rencananya akan ada satu dermaga lagi yang akan digunakan khusus untuk penyeberangan orang dari Cilincing ke Tanjung Pakis dan Tanjung Bungin, Bekasi, Jawa Barat. Dermaga apung ini berada di pinggir kali Cakung Drain yang berada di muara kali.




Info dan foto: www.beritajakarta.com.
Editor: Ibnu.


0 komentar:

Posting Komentar