Senin, 16 Oktober 2017


DIDUGA akibat terserang penyakit jantung, Sugeng Priyadi (57) sopir truk gandeng yang memuat tetes tebu tewas di tempat kejadian perkara (TKP), setelah menabrak rumah warga di Jalan Raya Cerme Gresik. 

Warga Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur itu selain menabrak rumah juga menabrak tiga unit sepeda motor, dan sebuah mobil. Usai menabrak rumah, Sugeng Priyadi yang tergencet di depan kemudi tidak bisa dikeluarkan. Dibutuhkan waktu 4 jam untuk melakukan proses evakuasi.

Dalam proses evakuasi itu, petugas mengerahkan dua unit kendaraan crane dan mobil derak untuk mengevakuasi sopir, dan truk yang masuk kedalam rumah. 

"Ada dugaan pengemudi mengalami penyakit jantung sehingga tidak mampu menguasai truk dan akhirnya menabrak rumah serta tiga sepeda motor, dan sebuah mobil yang diparkir di garasi," kata Kapolsek Manyar AKP Tatak Sutrisna, Senin (16/10).

Masih menurut AKP Tatak, truk gandeng dengan nopol S 9486 UR ini berangkat dari Mojokerto membawa tetes tebu untuk dikirim ke perusahaan di daerah Driyorejo, Gresik. Saat melintas di Jalan Raya Cerme Gresik. Tiba-tiba pengemudi truk terkena serangan jantung dan menabrak rumah dan kendaraan. 

"Beruntung saat kejadian penghuni rumah tidak ada, hanya bangunan rumah dan mobil pribadi yang mengalami rusak parah," tandasnya. 

Imbas kejadian tersebut, arus lalu lintas dari arah utara maupun selatan di Jalan Raya Cerme Gresik sempat mengalami kemacetan karena ada crane menarik truk gandeng yang menabrak rumah.  




Info dan foto: www.beritajatim.com.
Editor: Adit.


0 komentar:

Posting Komentar