Kamis, 19 Oktober 2017


BARU-BARU ini di Sekolah SD Negeri 09 jalan pelajar Kelurahan Simpang Belutu Kecamatan Kandis, Siak, Riau didatangi orang tak dikenal (OTK, Red), kedatangan OTK tersebut nyaris melakukan aksi penculikan terhadap salah seorang siswi kelas 2B berinisial R, untung saja ada salah satu guru yang melihat, ketika sang guru ingin menemui OTK tersebut, saat itu juga OTK langsung bergegas pergi.

Demikian disampaikan Kepala Sekolah SDN 09, Damris S.Pd, Kamis (19/10).

Dijelaskan Damris, ada orang datang ke sekolah dengan mengendarai mobil pick up L 300, kemudian memanggil anak dari luar pagar dan memberikan HP kepada anak tersebut, dan menyampaikan bahwa orang tuanya mau ngomong dengan anak yang bersangkutan, dan dalam telepon itu ada suara ibu-ibu yang seakan marah kepada anak tersebut dengan maksud memerintahkan agar segera pulang bersama dengan OTK tersebut, sementara posisi mobil sudah diputar balik ke arah jalan aspal, ada kemungkinan bila sang anak masuk kedalam mobil langsung berangkat.
 
Menurutnya, anak tersebut diajak keluar pagar sekolah, namun sang anak menolak karena merasa takut melanggar aturan sekolah yang diberlakukan, kemudian pada waktu yang bersamaan seorang guru yang bernama Safar memanggil anak tersebut untuk menanyakan siapa yang datang, setelah anak memberikan penjelasan, lalu Guru mengejar OTK itu dan OTK tersebut langsung bergegas pergi, sehingga guru tidak dapat melihat orang tersebut.

Terkait kasus percobaan penculikan anak yang belum lama ini terjadi di salah satu sekolah Negeri, Kepala UPTD Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Kandis Syuyanto S.Pd mengimbau kepada seluruh sekolah dan orang tua murid untuk memastikan antar jemput anaknya di sekolah dan juga mengadakan pengawasan ekstra pada jam masuk sekolah pada jam main dan pada jam keluar sekolah atau jam pulang sekolah.
 
"Saya meminta kepada orang tua wali murid khususnya anak didik PAUD sederajat kelas 1, 2 dan 3 SD untuk mengantarkan dan menjemput anaknya di sekolah, karena kita sengaja mengimbau hal ini sebagai langkah antisipasi terjadinya kasus penculikan dan sebagainya yang pelakunya terkadang pengidap kelainan jiwa seperti pedofilia," imbaunya.

Sementara itu, Kapolsek Kandis, Kompol Ernis Sitinjak,SH,SIK juga mengimbau kepada seluruh orang tua agar menjeput anak-anak mereka di sekolah.

"Orang tua harus menyempatkan waktu untuk menjemput anak-anak mereka, dan jika ada upaya penculikan segera laporkan ke pihak kepolisian," ujarnya.

Menurut Kapolsek, dengan adanya kerja sama antara pihak orang tua wali murid dan sekolah, diharapkan mampu meminimalisir semua tindakan kejahatan yang dilakukan pada anak usia sekolah.
 
"Langkah dan kewaspadaan orang tua diminta ekstra dalam hal ini," tutupnya.




Info dan foto: www.berseripos.co.id.
Editor: Ibnu.


0 komentar:

Posting Komentar