Selasa, 03 Oktober 2017


RUMAH anggota Komisi E DPRD Provinsi Riau Supriati, dilempari bom molotov oleh orang tak dikenal (OTK), Selasa (3/10) subuh tadi. Bagian teras rumahnya tampak hitam dan gosong. Untung saja, api tidak membesar.

Rumah Supriati yang terletak di Jalan Dwikora Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru Provinsi Riau ini ramai oleh aparat kepolisian, Selasa (3/10) pagi. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (Olah TKP), pasca serangan molotov tersebut serta memintai keterangan sejumlah saksi.

Pantauan wartawan, bagian teras rumah Ketua Fraksi Golkar Provinsi Riau itu hitam dan gosong, termasuk pavling blok di halaman. Tidak itu saja, dinding jendela depan bagian bawah juga hitam bekas terbakar, namun tak sampai menjalar ke atas.

Supriati mengatakan, peristiwa itu terjadi saat Subuh tadi. Ketika itu dirinya dan seisi rumah lainnya sedang tidur. "Saya sedang tidur, keponakan bangunin, katanya kita kena musibah, rupanya ada bom molotov," tutur dia menjawab wartawan.

Saat itu sudah tidak ada lagi api, hanya bekas hitam saja. Supriati beruntung lantaran kejadian tersebut tidak berdampak besar. "Kayaknya bagian depan saja yang kena (Sambil menunjuk teras rumahnya, red). Bagian atas tidak," sebut wanita ini.

Sampai berita diturunkan, aparat kepolisian masih berada di lokasi kejadian, melakukan penyelidikan. Pihak keluarga juga sudah dimintai keterangannya oleh petugas.

Menurutnya, ini kali pertama rumahnya dilempari molotov oleh orang tak dikenal. Supriati menduga, molotov itu dilempari dari jalan, karena saat kejadian pagar rumah tertutup rapat. "Sepertinya begitu ya, cuma tidak tahu juga bagaimana," singkat dia. 




Info dan foto: www.mimbarkita.com.
Editor: Bowo.


0 komentar:

Posting Komentar