Senin, 16 Oktober 2017


HARI keempat pelaksanaan Operasi Rutin 2017 Satlantas Polres Pandenglang menjaring 160 pelanggar. Kebanyakan pelanggar yang terjaring karena tidak bisa menunjukkan SIM dan kelengkapan berkendara.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Pandeglang, Ipda Dadan mengatakan, masih banyaknya pengendara yang terjaring dalam operasi tersebut mencerminkan masih rendahnya kesadaran berlalu lintas masyarakat yang masih kerap mengabaikan keselamatan dan mengganggu pengedara lainnya.

"Kesadaran masyarakat masih sangat rendah. Banyak yang tidak memakai helm, menggunakan knalpot bising yang tentunya ini mengganggu pengendara yang lain," ujar Dadan di sela-sela Operasi Rutin, di Jalan Raya Pandeglang-Labuan, tepatnya di Simpang Tiga Mengger, Senin (16/10).

Lanjut Dadan, pihaknya kerap kali melakukan sosialisasi dan penyuluhan terutama kepada kalangan pelajar untuk taat dan tertib saat berlalu lintas. Namun dilapangan masih ditemukan pengendara usia pelajar yang nekat membawa kendaraannya.

"Seperti pelajar yang memang belum memiliki SIM tapi tetap nekat mengendari kendaraan bermotor. Kita berharap, operasi ini dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas dan mencegah curanmor," katanya.

Pantauan di lokasi, tidak sedikit pengendara yang berusaha menghindari razia petugas dengan berhenti maupun memutar balik kendaraannya. 



Info dan foto: www.bantennews.co.id.
Editor: Adit.


0 komentar:

Posting Komentar