Jumat, 27 Oktober 2017

 

SEDIKITNYA 42 warga di Desa Plandi, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur harus dilarikan ke puskesmas dan rumah sakit terdekat. Puluhan warga diduga mengalami keracunan massal usai menyantap hidangan berupa bali telor.

Kapolsek Wonosari, AKP Triwik membenarkan kejadian ini. "Benar ada 42 orang. Sebagian sudah pulang, sebagian lagi masih dirawat di Puskesmas Ngajum dan Wonosari," ungkap AKP Triwik, Kamis (26/10).

Kata dia, satu orang warga sempat dirawat di Rumah sakit Hasta Husada dan Rumah Sakit Ramdani Husada.  Kejadian bermula Minggu (22/10) siang, dimana berlangsung hajatan di rumah keluarga Suhartini, warga Dusun Selobekiti  RT 23/ RW 04 desa Plandi, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang.  

Puluhan warga mendatangi kegiatan tersebut dan pulang membawa "berkat" atau kotak makanan. Warga yang memakannya, mengalami diare, muntah dan mual hingga lemas.  

"Awalnya tidak diketahui banyaknya pasien atau warga. Ambulance Puskesmas Wonosari sampai harus melakukan evakuasi dari rumah para korban berkali-kali," beber Triwik usai menjenguk para korban.

Dari sampel sisa makanan dan sisa muntahan, telah dikantongi petugas Polsek Wonosari guna proses penyelidikan. 

Penyebab sementara musibah keracunan ini diperkirakan akibat bumbu dalam masakan. "Sementara, disebabkan telor bumbu bali atau bumbu merah," pungkas AKP Triwik.




Info dan foto: www.beritajatim.com.
Editor: Adit. 

0 komentar:

Posting Komentar