Selasa, 31 Oktober 2017


APARAT Polres Metro Jakarta Pusat mengungkap jaringan yang menyelundupkan narkoba dengan cara menciptakan tawuran di wilayah Tambak, Menteng dan Sawah Besar.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Suyudi Ario Seto mengatakan, jaringan ini diketuai oleh seseorang bernama Zul. "Mereka ini jaringan yang sangat licin. Untuk menyelundupkan narkoba, jaringan ini sengaja menciptakan tawuran di Jalan Tambak, Menteng," kata Kapolres di Silang Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (31/10).

Zul, kata Kapolres, bersama temannya Mesa, Indah dan Jange mengajak salah satu 'Jenderal Tawuran' bernama Ajat melakukan pesta narkoba di salah satu hotel yang ada di kawasan Pegangsaan, Menteng.

"Sebelum menyelundupkan sabu, mereka pesta narkoba dulu di sebuah hotel di Menteng," tuturnya. Setelah terjadi kesepakatan, akhirnya Zul menyuruh Ajat untuk menciptakan tawuran dengan memberikan imbalan uang sebesar Rp500 ribu dan sabu seberat 0,3 gram.

"Mereka dikasih uang dan sabu agar tawuran ini untuk mengalihkan perhatian petugas," ujar Kapolres.

"Ini untuk pengalihan perhatian petugas Tawuran jadi, barang itu masuk ke kampung itu," lanjutnya.

Modus ini ternyata sudah dilakukan selama tiga tahun lalu, dan ternyata modus ini sangat efektif untuk mengelabui petugas.

"Ternyata ini terbukti, cara ini lebih efektif untuk mengelabui petugas," ungkap Kapolres. Namun kali ini, kelompok ini terbongkar saat mereka pesta Wisma Bonang, Pengangsaan, Menteng.

Para pelaku, Zul, Mesa, Indah dan Jange akan dijerat Pasal 114 ayat (2) Sub 112 ayat (2) Jo 132 ayat (1) UU 35 tahun 2009 tentang Narkotika.



Info dan foto: Puskominfo Bidang Humas Polda MJ.
Editor: Ferry.



0 komentar:

Posting Komentar