Senin, 30 Oktober 2017


DEMI menuntut ilmu untuk meraih cita-cita, sejumlah anak pelajar SD Negeri No.304/VI Batang Kibul rela menantang maut menyeberangi Sungai Batang Mikan, Desa Batang Kibul, Kecamatan Tabir Barat, Kabupaten Merangin Provinsi Jambi.

Kondisi seperti ini sudah berjalan selama 12 tahun. Bahkan, jalan yang dilalui merupakan satu-satunya akses menuju ke sekolah untuk menuntut ilmu.

Wagini, salah satu guru di sekolah tersebut mengatakan, para siswa terpaksa harus berani melewati sungai itu, untuk menuju ke sekolah karena tidak ada alternatif lain.

"Ya, setiap hari kami terpaksa melewati sungai ini pak, karena tidak ada jalan alternatif lain lagi untuk dilewati selain menyeberang sungai ini. Karena kami ingin anak-anak kami bisa belajar seperti anak-anak yang lain," ungkapnya.

Dikatakannya, jika musim penghujam tiba, kondisi air sungai naik dan banjir, sehingga dirinya terpaksa menggendong anak satu persatu agar sampai keseberang. Meski berisko tinggi, tapi para peserta didik tersebut tak ada pilihan lain, karena anak-anak harus sampai kesekolah tepat waktu.

"Ya semoga saja pemerintah Merangin bisa memperhatikan jalan kami. Setidaknya ada jembatan yang bisa dilewati sehingga anak -anak kami disini bisa dengan mudah bisa menempuh perjalanan menuju ke sekolah, sehingga mereka belajar dengan baik seperti siswa yang berada di luar desa kami," ungkap Wagini sembari meneteskan air mata.

M. Zaini, salah satu murid menjelaskan, Ia bersama rekan-rekannya takut melewati sungai menuju ke sekolah. Apalagi, saat musim hujan debit air sungai lebih besar dan meluap.

"Sebenarnya kami takut melewati sungai ini, tapi mau diapakan lagi kami ingin belajar, biar kelak kami menjadi anak yang berguna bagi orang tua, nusa dan bangsa pak," ungkap M Zaini.

Terkadang, lanjutnya, kalau sungai banjir kami bisa terlambat sampai kesekolah, belum lagi jalan yang yang berlumpur. Kendati demikian, Zaini dan kawan–kawannya tetap semangat untuk menuntut ilmu.

"Semoga saja jalan dan jembatan desa kami bisa dibangun lebih bagus lagi, sehingga kami bisa berangkat ke sekolah tepat waktu dan belajar dengan tenang," pungkasnya.



Info dan foto: www.sidakpost.id.
Editor: Bowo.

0 komentar:

Posting Komentar