Senin, 16 Oktober 2017


MAKANAN khas Betawi yaitu ongol-ongol sepanjang 15 meter terhampar di atas meja, ikut ramaikan karnaval Budaya yang dilaksanakan Yaysan Lima Belas Juli (Yaliju), Kelurahan Sawangan, Sawangan sebagai salah satu bentuk upaya mempertahankan budaya serta makanan asli Betawi.

"Makanan ini salah satu makanan khas Betawi yang sekarang mulai banyak ditinggalkan anak muda atau generasi muda sekarang jadi perlu dilestarikan serta dimunculkan lagi agar mereka paham akan kasanah atau keanekaragaman budaya, adat istiadat hingga makanan khas," kata Walikota Depok Muhammad Idris didampingi Ketua Yaliju Sawangan, Mustopa D Putra, Senin (16/10).

Sekarang anak muda atau generasi muda lebih kenal dengan makanan hamburger dan makanan siap saji dibandingkanan makanan khas yang tentunya tidak kalah enak, bergizi dan sama sekali tidak menggunakan zat pewarna tapi asli dari berbagai bahan makanan asli yang tentunya dijamin kesehatannya.

Menurut dia, keberadaan makanan khas Betawi seperti ongol-ongol sepanjang 15 meter ini membuktikan bahwa makanan khas Betawi masih banyak diminati anak-anak sekarang terlebih dalam membuatnya terjalin rasa persatuan, kebersamaan serta gotong royong sebagai salah satu bentuk cirri bangsa Indonesia.

Sementara, Ketua Yajuli Sawangan, Mustopa DP, menambahkan pembuatan ongol-ongol sepanjang 15 meter, tinggi 10 Cm dan lebar 60 Cm di lakukan oleh 30 orang warga Sawangan secara bergotong royong berkaitan dengan acara karnaval Budaya yang telah dilakukan selama tujuh tahun belakangan ini.




Info dan foto: www.poskotanews.com.
Editor: Adit.

0 komentar:

Posting Komentar