Senin, 30 Oktober 2017


GUNA mendukung proses identifikasi korban kebakaran, Disaster Victim Identification (DVI) Polda Banten dan Ukers Polres/ta membuka Posko Ante Mortem untuk korban ledakan pabrik petasan Desa Cengklong, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten.

Kepala Bidang Kedokteran Polda Banten (Dokkes) Polda Banten, AKBP Dr. Nariyana mengatakan, bagi masyarakat yang kehilangan anggota keluarganya karena kebakaran ini, dapat melapor ke Biddokkes Polda Banten atau Urkes Polres/Ta jajaran Polda Banten dengan membawa informasi tentang data fisik korban.

“Silahkan bawa data korban tentang gigi apabila korban pernah berobat ke dokter gigi, pakaian/jaket/topi dalan lain-lain. yang sering dipakai tapi belum dicuci oleh korban,” ujar AKBP Dr. Nariyana, dalam rilis, Senin (30/10).

Lanjut Dr. Nariyana, pihaknya juga telah siap mengambil sampel DNA dari keluarga korban melalui buccal swab/mulut dan darah.

“Data tersebut digunakan untuk mempermudah proses indentifikasi korban ledakan yang meninggal,” terang AKBP Dr. Nariyana.

Sementara itu, dirinya juga menegaskan bahwa Biddokkes Polda Banten telah menyiagakan Tim DVI Ante Mortem terdiri dokter dan tenaga kesehatan di Biddokkes Polda Banten dan Urkes Polres/Ta.

Biddokkes Polda Banten juga telah mengirim 2 Dokter ke RS Kramat Jati yakni Dr. Donald Sp F dan Drg. Alfin untuk membantu proses identifikasi.



Info dan foto: www.poskotanews.com.
Editor: Bowo.


0 komentar:

Posting Komentar