Selasa, 17 Oktober 2017

 

SEBUAH fosil gading gajah purba kembali ditemukan di Desa Banjarejo, Kecamatan Gabus, Grobogan, Jawa Tengah, Minggu (15/10). Fosil gading yang panjangnya mencapai 2,5 meter itu ditemukan secara tidak sengaja.

Kades Banjarejo Ahmad Taufik mengungkapkan, penemuan itu bermula dari adanya aktivitas beberapa orang yang sedang menggali tanah di tegalan milik Mbah Parmi yang berada di Dusun Barak.  Saat menggali buat tanah uruk pada kedalaman 50 cm, salah seorang pekerja sempat melihat ada benda mirip fosil.

Salah seorang pekerja kemudian melaporkan pada Komunitas Peduli Fosil Banjarejo. Sedangkan pekerja lainnya meneruskan aktivitas penggalian di lokasi lainnya.

"Setelah dapat kabar, anggota komunitas mengecek ke lokasi. Ternyata, di sana ada fosil gading gajah purba. Kemudian, fosil kita selamatkan agar tidak rusak," jelasnya.

Gading yang ditemukan itu kondisinya patah jadi 12 bagian akibat proses alami. Panjangnya sekitar 2,5 meter. Lebar pangkal gading sekitar 20 cm dan di bagian ujungnya 7 cm.

"Ada beberapa bagian ujungnya yang tidak ditemukan. Kemungkinan sudah lapuk karena proses alam. Dibandingkan yang sudah ditemukan sebelumnya, fosil gading terbaru ini ukurannya sedikit lebih besar. Kita akan koordinasi dengan Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran terkait penemuan ini," jelasnya.

Taufik menyatakan, penemuan fosil baru ini dinilai sangat spesial, karena terjadi menjelang momen istimewa. Yakni, peringatan setahun ditetapkannya Banjarejo sebagai Desa Wisata pada 27 Oktober 2016 lalu.

0 komentar:

Posting Komentar