Rabu, 04 Oktober 2017


SELAIN jalan, perbaikan ruang kelas untuk siswa sekolah dasar (SD) tampaknya perlu mendapat prioritas. Hal ini terkait dengan banyaknya ruang kelas SD yang rusak parah hingga saat ini.

Kabid Pembinaan SD Dinas Pendidikan Grobogan, Jawa Tengah, Amin Hidayat mengatakan, jumlah SD baik negeri maupun swasta keseluruhan ada 823. Jika tiap sekolah punya tujuh ruang, yakni enam ruang kelas dan 1 kantor maka jumlah ruangan keseluruhan ada 5.761 unit atau lokal.

Sebagian besar gedung SD dibangun lewat program Inpres tahun 80an. Pada beberapa tahun lalu, jumlah ruang kelas yang rusak mencapai ribuan. Namun, secara bertahap sudah dilakukan perbaikan. Baik untuk ruang yang rusak parah maupun sedang.
 
Meski demikian, perbaikan ruang kelas rusak belum bisa tuntas tetapi sudah berkurang. Saat ini, masih ada sekitar 300 ruang kelas yang butuh perbaikan dengan status rusak berat.

Tingkat kerusakan pada tiap sekolah kondisinya beda-beda. Ada sekolah yang rusak hanya satu atau dua ruang kelas saja. Namun, ada SD yang semua ruang kelasnya rusak. Seperti di SDN 01 Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulokulon yang sudah diperbaiki total tahun ini.
 
Menurut Amin, terkait banyaknya ruang kelas rusak itu, pihaknya sudah mengajukan dana alokasi khusus (DAK) ke Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Tahun ini, pihaknya mendapat DAK untuk memperbaiki 100 ruang kelas yang kondisinya rusak berat.

"Tahun ini, ada sekitar 100 ruang kelas yang kita rehab. Dengan demikian, masih ada 200 ruang kelas yang perlu perbaikan," jelasnya, Selasa (3/10).

Perbaikan ruang kelas dengan kondisi rusak berat butuh dana besar. Untuk perbaikan satu titik atau ruang butuh dana sekitar Rp 80 juta.

Mengingat anggaran terbatas, perbaikan ruang kelas dilakukan secara bertahap. Perbaikan diprioritaskan untuk kondisi ruang kelas yang rusak paling parah dan kondisinya membahayakan.

"Untuk ruang kelas rusak di SDN 05 Sembungharjo, Kecamatan Pulokulon sudah masuk dalam prioritas perbaikan tahun 2018. Di sekolahan itu ada lima ruangan yang perlu diperbaiki. 



Info dan foto: www.murianews.com.
Editor: Ferry.


0 komentar:

Posting Komentar