Kamis, 26 Oktober 2017


BELASAN warga Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kudus, Jawa Tengah melakukan aksi unjuk rasa, Kamis (26/10). Aksi dilakukan lantaran warga tak puas atas kepemimpinan sang kepala desa (Kades). Bahkan dalam aksinya, warga meminta kades untuk lengser dari jabatannya.
 
Hadi Paryono, sekretaris aksi pelaksana mengatakan, dari catatan para warga, kades dianggap banyak melakukan kesalahan. Seperti halnya kasus eksekusi bangunan oleh PG beberapa waktu  lalu yang dibiarkan pihak pemdes.

"Kami sudah meminta bertemu dengan desa, kami juga meminta audiensi tentang nasib warga. Namun pihak desa malah menghidar, dan saat bertemu hanya bilang mengusahakan saja," katanya saat aksi.

Tak hanya itu, dalam aksi juga mengutarakan tentang kasus Prona yang dianggap ada pungli. Selain itu, warga juga menganggap pelayanan sangat buruk kepada masyarakat saat masyarakat membutuhkan.

Dia mencontohkan, saat masyarakat meminta surat keterangan sering terlambat dan lamban. Hal itu membuat kendala bagi yang butuh cepat dalam pengurusan. Kasus lainya, masyarakat tak digubris saat mengajak diskusi desa untuk kemajuan desa.

"Kami juga menduga adanya pungutan liar kasus sertifikat Prona oleh desa kepada masyarakat. Kami juga menduga adanya permainan APBDes, berupa penyimpanan dan penyimpangan," ungkapnya. 




Info dan foto: www.murianews.com.
Editor: Ibnu.


0 komentar:

Posting Komentar