Senin, 02 Oktober 2017


MASYARAKAT Kecamatan Peunaron, Aceh Timur, NAD mempertanyakan proyek pembangunan jalan aspal Lintas Lokop- Kecamatan Peureulak, yang baru siap kerjakan namun kembali rusak. 

Menurut Reje (32), masyarakat Kecamatan Peunaroen mengatakan, proyek pengaspalan jalan yang diperkirakan sepanjang 4 Kilometer tersebut kembali rusak. Padahal proyek yang bersumber anggaran APBA tahun 2015 dan kemudian dilanjutkan pada 2016 sepanjang dua kilometer tersebut, baru berusia Dua tahun. 

"Kondisi aspalnya sudah terkupas, badan jalannya juga amblas patah Dua, lubang di badan jalan dimana-mana,  sebagian aspal sudah putus seperti di Desa Peunaron Lama, sebenarnya bagaimana sih yang dikerjakannya, jalan kok bisa rusak baru Dua tahun," kata Reje. 

Bahkan menurut Reje, pembangunan proyek jalan aspal tahun 2014 di kecamatan Rantoe Peureulak yang menghubungan Kecamatan Serba Jadi dengan Kecamatan Peurelak, Aceh Timur,  juga rusak parah bahkan, ada badan jalan yang terkupas habis. 

"Kami nilai pembangunan jalan itu amburadul, karena yang rusak semakin rusak, yang baru kembali rusak waktu kita katagorikan kualitas pembangunan jalan aspal itu semuanya tidak tahan lama,"  kata Reje. 

Menurut Reje, kerusakan pembangunan jalan aspal dikawasan Jalan Lokop- Gampong Beusa diduga karena bangunan yang tidak memiliki kualitas saat pengerjaannya dan kurangnya pengawasan dari instansi terkait.

"Saya rasa pihak provinsi saat proyek mulai dikerjakan sampai selesai tidak pernah ditinjau dan mengawas jalannya proyek itu, hasilnya seperti ini" Katanya lagi. 

Dirinya corong masyarakat pedalaman Aceh Timur berharap agar pihak perusahaan bertanggungjawab kembali atau memperbaiki jalan aspal tersebut karena saat ini masyarakat pedalaman Aceh Timur sangat menjerit akibat jalan rusak yang mengkibatkan terkendalanya masyarakat dalam mencari rizki. 

"Apakah kami masyarakat pedalaman terus akan merasakan penderitaan ini sampai kiamat, yang hidup bagaikan sebelum indonesia merdeka, atau bagaimana, coba jawab pak kantraktor," kata Reje. 




Info dan foto: www.mediaaceh.co.
Editor: Adit.


0 komentar:

Posting Komentar