Rabu, 04 Oktober 2017

TUJUH rumah yang ada di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur rusak akibat diterjang angin kencang disertai hujan. Memasuki awal bulan Oktober hujan mulai sering turun. Hujan biasanya terjadi dengan intensitas tinggi disertai angin kencang.

Akibat hujan yang disertai angin kencang tersebut enam rumah milik warga yang ada di dua kecamatan di Bojonegoro rusak dan mengalami kerugian mencapai puluhan juta. Kejadian itu terjadi di Desa Wadang, Kecamatan Ngasem, pada Senin (2/10) sekitar pukul 17.00 WIB.

Beberapa rumah yang rusak tersebut yakni, milik Darmuji (65). Rumah milik Darmuji atapnya runtuh. Di dalam rumah yang rusak tersebut dihuni oleh tiga orang. Aatas kejadian itu Darmuji ditaksir mengalami kerugian mencapai Rp15 juta. 

Selain milik Darmuji rumah yang rusak akibat diterjang angin kencang itu milik Somo Sarpi (70) yang mengalami kerugian sekitar Rp3 juta. Milik Jaelani (70), Hima (26), Suryanto (36), rusak ringan dibagian atap dan mengalami kerugian sekitar Rp2 juta serta rumah milik Tabiin.

Selain diterpa angin, rumah yang roboh tersebut juga karena tertimpa oleh pohon yang tumbang. Kejadian yang sama terjadi di Dusun Sidokumpul, Desa Leran, Kecamatan Kalitidu. Satu rumah yang roboh milik Anam ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp10 juta. 

"Tidak ada korban jiwa. Petugas juga langsung melakukan evakuasi terhadap rumah yang rusak dan pohon tumbang yang menutupi jalan," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro Andik Sudjarwo.

Sementara, Sekretaris PMI Bojonegoro Suko H Widodo bersama dengan jajaran staf Bidang Penanggulangan Bencana dan Sukarelawan melakukan bakti sosial untuk membantu korban rumah rumah rusak yang diterjang badai. "Droping bantuan ini untuk 2 KK di Desa Leran dan untuk 39 KK di Desa Wadang," jelasnya.  




Info dan foto: www.beritajatim.com.
Editor: Ferry.



0 komentar:

Posting Komentar