Senin, 30 Oktober 2017



SETELAH empat hari dirawat intensif di ruang Intensiv Care Unit RSUD Kabupaten Tangerang, Atin Puspita, 20 tahun, salah satu korban luka bakar kebakaran pabrik kembang api di Kosambi, Kabupaten Tangerang, akhirnya meninggal dunia.

"Atin meninggal tadi malam (Minggu), pukul 22.55 WIB," ujar juru bicara RSUD Kabupaten Tangerang, Ade Yudi Firmansyah, saat dihubungi wartawan, Senin (30/10) pagi.

Ade mengatakan, Atin adalah satu dari empat korban kebakaran yang mengalami luka bakar serius hingga 80 persen yang selama empat hari terakhir ini dirawat di ICU RSUD Kabupaten Tangerang.

"Kondisi korban saat pertama datang memang sudah kritis," ujar Ade.

Kondisi Atin, kata Ade, tak kunjung membaik meski tim dokter RSUD Tangerang telah melakukan tindakan operasi pembuluh selaput otot pada Kamis malam 26 Oktober 2017, atau beberapa jam setelah pasien tiba di rumah sakit.

Saat ini, jenazah Atin masih di kamar jenazah RSUD Kabupaten Tangerang. "Rencananya akan dibawa keluarganya ke Pekalongan hari ini," ucap Ade.

Menurut Ade, saat ini masih ada 10 orang korban luka bakar yang dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang. "Dua orang di ruang ICU dan delapan diruang perawatan," kata Ade.

Pada Sabtu pekan lalu, Nurhayati, 20 tahun, korban kebakaran ke 48 juga meninggal dunia setelah tiga hari menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUD Kabupaten Tangerang. Nurhayati, salah satu korban luka bakar 80 persen. Pabrik yang mempekerjakan hampir 100 karyawan dan baru beroperasi dua bulan itu mengalami kebakaran dan meledak pada Kamis, 26 Oktober 2017. Hingga saat ini sudah 49 jiwa meninggal dunia dari beberapa rumah sakit di Tangerang dan Jakarta.




Info: Puskominfo Bidang Humas Polda Metro Jaya.
Foto: www.elshinta.com.
Editor: Bowo.

0 komentar:

Posting Komentar