Rabu, 20 September 2017


SEORANG warga Gampong Jamboo Balee, Kecamatan Indra Makmu, Aceh Timur, NAD menyerahkan satu pucuk senjata api jenis AK-47, yang nomornya telah dihapus, beserta 15 butir amunisi, 2 buah magazen dan 1 tabung pelontar anti personil serta 1 buah GLM rakitan kepada personil Intel Kodim 0104/Aceh Timur, Senin 18 September 2017.

Setelah menerima senjata sisa konflik tersebut, personil Intel Kodim mengamankan barang-barang itu dan diserahkan kepada Dandim 0104/Aceh Timur Letkol Inf Amril Haris Isya Siregar, SE di Makodim setempat.

Dandim 0104/Aceh Timur mengatakan, penyerahan senjata tersebut merupakan bentuk kesadaran dan kepercayaan masyarakat kepada aparat keamanan khususnya TNI yang dapat menjaga kondusifitas keamanan di wilayah Aceh Timur, Kota Langsa dan Aceh Tamiang.

Dikatakannya, senjata tersebut sebelumnya diserahkan kepada Dan Unit Intel Kodim 0104/Atim Letda Inf Syahrial beserta empat orang anggotanya oleh warga Aceh Timur.

Dandim mengimbau kepada masyarakat yang hingga saat ini masih memegang, menguasai atau mengetahui keberadaan senjata api illegal tersebut agar dapat menyerahkannya kepada aparat TNI dan Polri terdekat di wilayah.

"Terimakasih yang sebesar-besarnya kepada warga Kabupaten Aceh Timur dan yang telah sukarela menyerahkan senjata api kepada pihak TNI dan Polri," kata Dandim.

Dandim menambahkan, hal ini adalah bukti akan pentingnya kehadiran TNI melalui kegiatan Opster Teritorial (Opster) tahun 2017 di wilayah Aceh Timur, sehingga kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat dapat menyadari masyarakat dan membawa ketenangan dan keamanan di daerah masyarakat tersebut.

“Jangan takut, tidak akan ada tindakan hukum, bagi yang sadar untuk menyerahkan senjata api. Silahkan serahkan ke aparat TNI dan Polri," kata Dandim.



Info dan foto: www.mediaaceh.co.
Editor: Ferry.





0 komentar:

Posting Komentar