Selasa, 19 September 2017


SATUAN Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP/WH) Aceh menggelar razia busana muslim bagi pengguna jalan di kawasan Batoh,  Banda Aceh, Selasa 19 September 2017. Dalam razia itu bagi pria dan wanita berpakaian melanggar syariah diberikan sarung dan jilbab secara gratis.

Razia busana muslim yang rutin dilaksanakan ini merupakan dalam rangka penegakan qanun no 11 tahun 2002 tentang akidah,  ibadah dan syiar islam di Serambi Mekkah.

Kasi penegakan syariat islam, sapol pp/wh Aceh, Nasrul Miadi mengatakan, Razia busana muslim tersebut  dilakukan dalam rangka pengawasan syariat islam.  Dengan dibagaikannya kain sarung dan jilbab bagi wanita yang melanggar diharapkan mereka agar terbiasa dengan menutup auratnya serta menjalankan ajaran syariat islam dengan baik.

"Ini bagian dari pada menyentuh pengendara kita yang melakukan pelanggaran terutama masalah pakaian syariat islam ini agar terbiasa dengan menutup auratnya. Jadi yang laki-laku kita berikan kain sarung kemudian yang perempuannya kita berikan jilbab," kata Nasrul.

Ia mengatakan, kegiatan razia busana muslim khsusunya di kota Banda Aceh secara umum masyarakat kita memberikan apresiasi.

"Aturan sudah ada baik secara nasional kemudian daerah yang diatur dalam qanun. Jadi kita sebagai penegak di jalan tidak ada persoalan di mata masyarakat bahkan mereka mendukung."

Sementarara dari pantauan, bagi mereka yang terkena razia karena akibat tidak mengenakan pakaian islami, Satpol PP/WH Aceh turut memberikan nasehat kepada setiap pelanggar dan diharapkan agar mereka bisa berubah.




Info dan foto: www.mediaaceh.co.
Editor: Bowo.


0 komentar:

Posting Komentar