Kamis, 28 September 2017


POLRI akan mengganti warna pelat nomor kendaraan yang sekarang ini berwarna hitam menjadi warna cerah. Ini dilakukan demi memudahkan polisi mengawasi kendaraan di jalan dan menerapkan sistem tilang elektronik dengan CCTV.

"Artinya, nanti bisa termonitor dari CCTV itu pelat nomor sekian itu langsung cepat terdeteksi. Kalau dia melanggar, langsung ketahuan," ujar Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (27/9) kemarin.

Irjen Pol Setyo Wasisto menjelaskan, perubahan warna pelat tidak hanya membuat lebih cerah, tapi dari jarak jauh tetap bisa bisa dimonitor dengan kamera CCTV. "Nanti ada alat-alat khusus, ada spesifikasi khusus," lanjutnya.

Irjen Pol Setyo Wasisto menuturkan, penggantian warna pelat nomor kendaraan bermotor tersebut juga berkaitan dengan program Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor atau Electronic Regident yang nanti akan diterapkan.

"Sistem pertahanan regident secara elektronik yang dikerjakan pada bagian BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor) sebagai landasan keabsahan kepemilikan dan asal-usul kendaraan bermotor, yang dilanjutkan pada bagian STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) dan TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) sebagai legitimasi pengoperasionalnya," ujar Irjen Pol Setyo Wasisto.

Irjen Pol Setyo Wasisto menjelaskan, dari Electronic Regident ini dapat dikembangkan lagi menjadi program-program pembatasan pengoperasionalan kendaraan bermotor, seperti Electronic Road Pricing (ERP), Electronic Toll Collect (ETC ), e-Parking, dan Electronic Law Enforcement (ELE). Pengaturan lalu lintas secara elektronik tersebut juga akan dilengkapi dengan teknologi Radio Frequency Information Database (RFID). RFID nantinya mengirim data-data kendaraan ke polisi.

"Intinya bagaimana kita memonitor pelat nomor itu supaya gampang kalau ada pelanggaran bisa terdeteksi," katanya.



Info dan foto: Puskominfo Bidang Humas Polda MJ.
Editor: Ibnu.


0 komentar:

Posting Komentar