Rabu, 27 September 2017


TIM gabungan Polres Aceh Utara menyergap rumah AZ, 40 tahun, warga Gampong Meunasah Geudong, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, NAD, Selasa (26/9) sekitar pukul 16.00 WIB. Dalam penyergapan itu, polisi malah menemukan rumah tersangka yang dijadikan sebagai tempat perakitan senjata.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata, melalui Kasat Reskrim Iptu Rezky Kholiddiansyah menyebutkan, tersangka AZ diburu atas kasus dugaan penganiyaan terhadap M Iqbal, 22 tahun, warga setempat. Kasus itu dilaporkan M Fauzan, 24 tahun, Abang korban ke Polsek Baktiya, Minggu (24/9). Penyergapan itu dipimpin Kapolsek Baktiya Iptu Suparyo.

"Dalam upaya penangkapan AZ, tersangka kabur ke belakang rumah saat anggota tiba. Tersangka kabur sambil membawa bungkusan plastik berwarna putih. Tersangka berhasil kabur, namun di bawah pohon pandan belakang rumah, anggota menemukan plastik putih tersebut," kata Iptu Rezky.

Dilanjutkan, "Plastik itu berisi satu pucuk senjata rakitan, dua sak sabu, satu butir peluru FN aktif dan satu timbangan digital sabu. Lalu kembali dilakukan penggeledahan di rumah tersangka dan berhasil ditemukan senapan angin dan satu kotak sejenis peluru hampa, serta tempat perakitan senjata," ungkap Rezky.

Hingga saat ini pihak kepolisian masih memburu keberadaan tersangka. "Tersangka masih diburu, kasus ini dalam penyelidikan lebih lanjut," tukas Iptu Rezky.  




Info dan foto: www.mediaaceh.co.
Editor: Ferry.


0 komentar:

Posting Komentar