Rabu, 13 September 2017


 PENUH sampah dan lumpur, saluran penghubung (PHB) Warakas, sepanjang 500 meter di Sungai Bambu, Tanjung Priok akhirnya dibersihkan.

Sebanyak 20 petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dikerahkan untuk membersihkan saluran yang menghubungkan dua wilayah kelurahan Sungai Bambu dan Warakas.

Lurah Sungai Bambu, Sumarno mengakui pihaknya melakukan pembersihan saluran Phb di Warakas, karena khawatir akan menimbulkan banjir saat musim hujan dan juga penyakit DBD.

“Pbh Warakas merupakan saluran utama yang menghubungkan antara Kelurahan Warakas dan Sungai Bambu. Jika kondisinya penuh sampah dan lumpur seperti ini, kami khawatir akan banjir jika ada hujan dan nyamuk demam berdarah dengau,” terang Sumarno, (12/9).

Dalam aksi bersih-bersih, pihaknya melakukan dengan menggunakan peralatan seadanya. Sebanyak satu truk sampah dan lumpur berhasil diangkat dan langsung dibuang ke Bantar Gebang, Bekasi.

Pasca pembersihan ini nanti pihaknya minta kepada warga untuk tidak membuang sampah lagi di saluran. “Selama ini sampah yang ada di saluran tersebut berasal dari rumah tangga. Untuk itu kami berharap warga tidak membuang sampah di saluran lagi, sebab saluran bukan tempat sampah,”pinta Sumarno.



Info dan foto: www.poskotanews.com.
Editor: Bowo.

0 komentar:

Posting Komentar