Kamis, 28 September 2017


SEORANG pemuda punk ditemukan tewas mengenaskan bersender di pagar halaman parkir ruko perkantoran CBD Maharaja, Jalan Raya Sawangan, Mampang, Pancoran Mas, Kota Depok, Kamis (28/9) sekitat pukul 08:30.

Kapolsek Pancoran Mas Kompol Roni Wowor mengatakan korban bernama Rhasi Jifni Yunika Oktavian,28, warga Jalan Lodan Raya RT.05/02, Bendaharjo, Semarang Utara Kota Semarang, ditemukan oleh temannya sendiri sudah tidak bernyawa terbaring di pagar ruko pertokoan perkantoran CBD.

Berdasarkan keterangan saksi Rizky Fauzan,25, sebelumnya korban (Rhasi, pemuda punk tersebut) diketahui tengah dalam keadaan mabuk berat dibawa ke Polsek Pancoran Mas sekitar pukul 02:00 dini hari, yakni ingin melaporkan korban atas pencurian motor milik temannya Nita,22.

"Malamnya saksi Fauzan membawa korban (Rhasi) ke Polsek dalam keadaan mabuk akan melaporkan kasus pencurian yang telah dilakukannya di rumah saksi, di Kampung Kekupu. Namun, lantaran pihak yang kehilangan motor tidak bawa kelengkapan berkas laporan, anggota kita menyuruh membawa kembali pelaku, dan nanti datang lagi," ujarnya.

Mantan perwira Intelkam Polda Metro Jaya ini mengungkapkan oleh saksi mengantarkan kembali korban ke lokasi pertama ditangkap. Setelah pagi harinya saksi mengecek korban (Rhasi) namun sudah tidak bernyawa.

"Diduga korban (Rhasi) meninggal akibat kebanyakan minum miras. Oleh saksi sempat diberikan minum air mineral hal tersebut diketahui ada barang bukti kantong plastik di lokasi sisa air botol mineral,"ungkapnya.

Hasil pemeriksaan petugas identifikasi, lanjut Kompol Roni Wowor tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban. Hanya ada tanda bekas memar pada wajah bagian kiri diduga terjatuh saat sedang sadarkan diri akibat minuman keras.

Kapolsek berharap dari kejadian ini masyarakat dapat memilih teman dengan identitas yang jelas. "Hasil pasti kematian belum bisa dipastikan dan itu butuh pemeriksaan tim labfor Polri. Jenasah dibawa ke RS Polri Kramat Jati. Pihak keluarga juga sudah menghubungi Polsek dari Semarang akan langsung mengambil jenasah."

Melakukan Pencurian

Sementara itu berdasarkan keterangan teman korban, yaitu Fauzan, korban yang baru dikenalnya selama dua tahun bermula dari konser musik punk di Semarang. Korban langsung main ke rumanya daerah Kp Kekupu Pancoranmas.

"Saat sedang main ke tempat kerjaan sekaligus rumah ini pelaku mencuri semua pelaratan pembuatan tato senilai Rp. 6 juta dan motor Mio Smile biru tahun 2011 dengan nomor polisi B 6653 ZDO milik Nita temen saksi," tambah Fauzan.  




Info dan foto: www.poskotanews.com.
Editor: Ibnu.


0 komentar:

Posting Komentar