Senin, 25 September 2017


API yang sempat membakar kawasan lereng Muria telah padam akibat guyuran hujan yang terjadi pada Minggu (24/9) sore. Hal itu merupakan kabar gembira, sebab api yang menjalar ke wilayah Jepara pun turut padam. 

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Jepara Pujo Prasetyo mengungkapkan hal tersebut, Senin (25/9). Hal itu sesuai dengan rapat koordinasi dengan Perhutani dan Mantri Hutan Batealit. 

"Informasi yang kami terima, api yang sebelumya menjalar hingga ke petak 64 RPH/Kemantren Batealit juga telah padam karena terguyur hujan pada Minggu sore," ujarnya. 
 
Ia menambahkan, sampai dengan Senin pagi keadaan hutan RPH Batealit masih dalam keadaan terkendali. 

Sebelumnya diberitakan, pada hari Sabtu (23/9), api yang sempat membakar kawasan lereng Muria di Kabupaten Kudus sempat merembet ke Kabupaten Jepara. Hal itu karena angin bergerak ke arah barat. 

Oleh karenanya BPBD Jepara bersama relawan dan warga melakukan pantauan untuk mengantisipasi jikalau api sampai ke permukiman warga. Pemantauan api dilakukan di Bukit Toklik Dukuh Duplak, Desa Tempur, Kecamatan Keling. 

Dari pantauan tersebut, api diketahui masih berada jauh dari permukiman warga. 




Info dan foto: www.murianews.com.
Editor: Adit.


0 komentar:

Posting Komentar