Selasa, 19 September 2017


MASSA Serikat Pekerja PD Pasar Jaya kembali menggelar unjukrasa di depan Kantor Gubernur DKI, Gedung Balaikota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (19/9).

Aksi geruduk itu merupakan lanjutan seperti yang pernah mereka gelar di kantor pusat PD Pasar Jaya, Cikini, beberapa waktu lalu.

Kasman Panjaitan, Ketua SP PD Pasar Jaya mengatakan tuntutan pekerja masih terkait dengan transparansi manajemen dan kebijakan perekrutan tenaga profesional. Kasman mengatakan pengangkatan tenaga profesional untuk menduduki jabatan struktural di jajaran tinggi pegawai tidak mempunyai dasar hukum.

"Semua ketentuan tentang kepegawaian sudah diatur di Keputusan Direksi PD Pasar Jaya No 65 tahun 2015 dan SK Direksi PD Pasar Jaya Nomor 112 tahun 2016," ujar Kasman.

Kasman menilai kebijakan tersebut menghambat karir pegawai yang sudah pukuhan tahun mengabdi. Sedangkan pegawai profesional yang baru diangkat langsung menduduki jabatan strategis dalam manajemen.

"Apakah untuk sekelas manajer, kepala pasar, bahkan direktur tidak ada yang mampu direkrut dari dalam?" tanya Kasman.

Kasman meminta Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat bertindak atas kebijakan perusahaan daerah tersebut yang dianggap melanggar peraturan rekrutmen

"Tindak tegas direksi, Dirut PD Pasar Jaya, berikan sanksi Pak Gubernur. Kami tahu Pak Gubernur pemimpin yang bersih taat aturan. Karena itu yang melanggar aturan diberikan sanksi," tandasnya.

Sementara itu, Kusmadi, Ketua Bidang Integritas SP PD Pasar Jaya mengatakan kebijakan mengangkat 15 tenaga profesional telah merugikan pegawai lama. Kusmadi mengatakan pihaknya sudah menemui Dinas Tenaga Kerja DKI untuk menyampaikan tuntutan. Namun menurutnya tidak ada hasil positif yang didapat dari pertemuan tersebut.

"Mulai dari rekruitmen sampe penggajian. Mereka digaji Rp30-45 juta sementara karyawan PD Pasar Jaya yang sudah kerja puluhan tahun, 30 tahun dengan jabatan yang sama, manajer itu Rp17 juta," ungkap Kasman

Setelah berorasi di depan Balaikota Jakarta, massa bergerak menuju ke gedung DPRD DKI Jakarta di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat untuk menyampaikan aspirasi yang sama.





Info dan foto: www.poskotanews.com.
Editor: Bowo.


0 komentar:

Posting Komentar