Rabu, 13 September 2017

HINGGA kloter 16, kepulangan jemaah haji Indonesia melalui debarkasi Surabaya, tercatat sebanyak 7.102 orang dan 80 petugas pendamping. Mereka tiba di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Selasa (12/9).

Namun, dari ribuan jemaah yang tiba di tanah air itu, ternyata masih ada 13 orang jamaah yang harus tertunda kepulangannya. Karena mereka masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Arab Saudi.

"Yang masih tertinggal ada 13 jemaah, dikarenakan masih menjalni perawatan kesehatan di Arab Saudi," ujar Sutarno, Wakil Sekretaris I PPIH Debarkasi Surabaya, saat ditemui di gedung Raudloh, Selasa (12/9).

Ia mengatakan, dengan dirawatnya ke-13 jemaah tersebut maka biaya perawatan ditanggung oleh panitia PPIH Arab Saudi. "Memang para jemaah tersebut memiliki riwayat penyakit. Yang sakit di sana menjadi tanggungan panitia PPIH Arab Saudi sampai sembuh," kata Sutarno.

Jika jamaah telah pulih, tambah Sutarno, mereka akan diikutkan kloter lain. Bila proses pemulangan selesai, namun jemaah tersebut belum dinyatakan layak terbang, maka panitia akan menunggu sampai sehat. Selanjutnya, proses kepulangannya nanti akan didampingi panitia PPIH sampai di daerah jamaah yang bersangkutan.

"Setelah sembuh, bila ada kloter dititipkan ke kloter yang kosong. Bila sampai terakhir, maka akan dipulangkan oleh panitia Arab Saudi sampai di daerah yang bersangkutan. Termasuk biaya pesawat ditanggung panitia," tandasnya. 

Untuk diketahui, sampai dengan hari ini yang meninggal di Arab Saudi dari Debarkasi Surabaya sebanyak 87 orang. Setelah itu akan datang lagi 4 kloter. Yakni, kloter 17, kloter 18, kloter 19, kloter 20.  

Berikut identitas 13 jemaah yang masih menjalani perawatan kesehatan di Arab Saudi:

1. Kusnan Mustam Umar, kloter 1 dari Kabupaten​ Kediri (Serangan Jantung)
2. Nurchasan Mukri Mukiyan, Kloter 3 dari Kota Surabaya (Paru-paru) 
3. Mustaman Samaun Suparto, kloter 4 dari Kabupaten​ Kediri (preumonia dan Psepsis) 
4. Sunarti Pontjokarjo Mustofa, kloter 4 dari Kabupaten​ Kediri (Pneumonia) 
5. Harun Suro Taruno, kloter 4 dari Kabupaten​ Kediri (Pneumonia) 
6. Moh. Muhtar Abdulloh, kloter 4 dari Kabupaten​ Kediri (Heat Stroke) 
7. Markanah Abdulrosid Karto N, kloter 8 dari Kabupaten Tulungagung (Pernafasan) 
8. Mukanan Saeran Mojosongo, kloter 10 dari Trenggalek (CVA Stroke)
9.Kasturi Kasan Urip, kloter 13 dari Bojonegoro (Gastritis)
10. Chaliman Komari Kasan, kloter 13 dari Kota blitar (DM)
11. Kalam Sakur Kasmin kloter 14 dari Bojonegoro (HT + DM)
12. Tarikan Wantip Wahidin, kloter 15 dari Bojonegoro (Volvulus)
13. Sutanti Mutasam Atmo Rebo, kloter 16 dari Tuban (CUA).




Info dan foto: Kemenag.
Editor: Bowo.


0 komentar:

Posting Komentar