Senin, 28 Agustus 2017


BAYI perempuan diperkirakan berusia 7 hari dibuang orangtuanya di pekarangan rumah warga. Bayi yang berada dalam sebuah kardus ini, lalu dievakuasi pihak kepolisian Polsek Ciampea, Polres Bogor, Jawa Barat dengan membawanya ke seorang bidan.

Hasil pemeriksaan medis, bayi tersebut dalam kondisi sehat, walau perutnya sedikit kembung.

Kapolsek Ciampea, Kompol I. Nyoman Yudhana mengatakan, penemuan bayi perempuan ini di depan rumah warga di BTN Puskopad Blok F No.24 RT 004 RW 007 Desa Benteng Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor pada Minggu (27/8) sekitar pukul 20.30 Wib.

Menurut Kompol Nyoman, temuan bayi ini berawal dari Elis Permanasari 49, yang pulang ke rumah usai dari rumah Siti Marhamah 49.

Pada saat Elis pulang, di depan rumahnya, ia melihat ada kardus. Karena merasa tidak membuang sampah dan kardus, ia lalu mendekat.

"Jadi ibu Elis curiga, karena saat akan membuka pagar rumah, ia melihat ada kardus di sebelah tong sampah. Karena tidak merasa menaruh dan tidak mempunyai sampah kardus, penasaran ia membuka kardus tersebut. Saat melihat ada sesosok bayi dalam kardus, ia Setelah mengetahui ada seorang bayi memanggil Siti, tetangganya. Mereka lalu lapor ke Ketua RT, Ahmad Partolo kemudian ketua RT melapor ke Polsek," kata Kompol Nyoman, Senin (28/8).

Mendapat laporan warga, Kapolsek bersama lima anggota mendatangi TKP dan kemudian membawa bayi tersebut ke Klinik Bidan Ai Gunarsih guna dilakukan pemeriksaan.

Dari keterangan Bidan Ai Gunarsih, bayi diketahui berjenis kelamin perempuan dengan berat badan 2,8 Kg, tinggi badan 48 Cm, puser sudah puput, berumur sekitar 7 hari dengan kondisi perut kembung namun kondisinya sehat.

Sementara di dalam kardus terdapat peralatan bayi berupa dot susu, baju, kain dan popok bayi.

"Sekarang bayi masih kami titipkan di klinik bidan Ai Gunarsih. Saksi ibu Elis Permanasari dan ibu Siti Marhamah, sudah kami mintai keterangan. Sekarang kami melakukan penyelidikan, guna mencari pelaku pembuang bayi," tandas Kompol Nyoman.

Beberapa warga yang sempat menyaksikan menaruh belas kasihan terhadap bayi itu. Sebaliknya, mereka mengecam tindakan orangtua yang membuang bayinya sendiri. "Tega banget tuh orangtuanya," ucap satu warga.



Info dan foto: www.poskotanews.com.
Editor: Adit.


0 komentar:

Posting Komentar