Jumat, 25 Agustus 2017


SEORANG jemaah calon haji asal Pidie Jaya Rukiah binti Muhammad Abdurrahman (71) manifest 114 terpaksa tidak dapat terbang ke tanah suci hari ini bersama 392 jemaah lainnya dari Kloter 9.

Berdasarkan informasi yang diterima dari Koordinator Subbag Humas dan Keprotokolan PPIH Aceh H Rusli, Rukiah harus menunda keberangkatannya ke tanah suci karena sakit.

Dengan begitu, hingga Jumat 25 Agustus 2017, terhitung sebanyak 10 jemaah calon haji Aceh harus menunda keberangkatannya ke tanah suci, baik karena sakit atau mendampingi pasangan yang sedang sakit.

Berikut daftar 10 jemaah haji yang gagal berangkat ke tanah suci, Halimah asal Kabupaten Aceh Barat kloter 5, manifest 339 (sakit), Hamdani Binti Budiman Harahap  asal Kabupaten Aceh Besar, manifest 335, kloter 3 (sakit), Nazmiati Binti M Hasan Budiman kloter tiga, nomor manifest 336 asal Kabupaten Aceh Besar (tunda pendamping), Salbial Binti Mahmud Abdullah asal Kabupaten Aceh Besar, manifest 393 (sakit), sementara dua lainnya meninggal dunia dengan identitas Nasirudin Radan Benu asal Kabupaten Aceh, kloter lima, manifest 222 dan Nurdinah Suling asal Kabupaten Aceh Tengah, kloter enam, manifest 61, Sakdiah binti Husen  (61) manifest 111, Kamariah binti Teuku Arbi (62) manifest 184, Syarifuddin Beuransyah (61) manifest 185 dan Pidie Jaya Rukiah binti Muhammad Abdurrahman (71 tahun) manifest 114 (sakit).
 
Sementara itu Koordinator Subbag Humas dan Keprotokolan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Aceh 2017 H Rusli, mengatakan, seluruh jemaah yang gagal berangkat ke tanah suci sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan sebelumnya, maka akan diberangkatkan melalui Kloter lainnya jika telah sembuh dan ada seat pesawat yang kosong.

"Apabila mereka sudah sehat dan direkomendasikan bisa berangkat, apabila ada seat kosong mereka akan berangkat dengan kloter selanjutnya, apabila tidak ada kekosongan seat bisa jadi menunda tahun depan," kata Rusli beberapa waktu yang lalu.




Info dan foto: www.mediaaceh.co.
Editor: Adit.

0 komentar:

Posting Komentar