Senin, 28 Agustus 2017


DINAS Pertanian dan Peternakan Provinsi Banten dan Kota Serang menemukan adanya hewan kurban yang mengalami penyakit mata. Mata kambing yang dijual oleh pedagang hewan di Kota Serang itu merah dan mengeluarkan air mata.

"Kita kasih obat mata pada kambing yang sakit mata merah keluar air matanya, khusus hewan kurban tidak menggunakan suntik dalam pengobatannya," ungkap Novia Herwandi, Dokter hewan dari Distanak Provinsi Banten, Senin (28/8).

Dikatakan, pemeriksaan hewan kurban itu sudah dilakukan sejak sepekan lalu, mulai dari Lebak, Pandeglang dan Kota Serang. "Semua hewan kita cek mulai dari gigi dan berdirinya kambing kuat apa loyo, kalau sakit kita sarankan untuk dipisah dulu jangan dijual, karena syaratnya hewan kurban harus sehat dan usia di atas 1,5 tahun untuk umur dan syarat kurban," ujarnya.

Guna menjaga kesehatan fisik hewan kurban, lanjut dia, disarankan agar kambing tidak terkena langsung panas matahari. "Berbusa biasanya karena kepanasan makanya kita sarankan semua hewan kurban diberikan terpal atap agar tidak kena langsung dengan matahari, dan yang kita khawatirkan adalah penyakit antraks, dan sejauh ini belum ada yang terkena penyakit antraks," ucapnya.

Sementara itu Jaja, pedagang Domba Garut mengaku belum mengetahui secara detail terkait kesehatan hewan kurbannya. "Saya akan mengikuti saran dari dokter hewan tersebut. Nanti domba yang sakit tadi, saya pisahkan dan akan diberikan obat sesuai arahan dari dokter hewan tersebut," ucapnya.



Info dan foto: www.bantennews.co.id.
Editor: Adit.


0 komentar:

Posting Komentar