Selasa, 29 Agustus 2017


BANGUNAN rumah sekaligus toko milik Masgino (55) warga Kampung Cijalur, Desa Sindang Mulya, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Banten ludes dilalap si jago merah, Selasa (29/8).

Api diduga berasal dari bensin yang menyambar tabung elpiji 3 Kilogram. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Badrudin (31) saksi sekaligus karyawan di toko tersebut menceritakan, percikan api pertama kali terlihat di etalase tabung gas 3 kg  yang terbuat dari kayu. Saat itu, ia sedang memindahkan bensin eceran yang  baru saja ia beli dari SPBU terdekat dari jerigen ke kompaan kecil. Tidak diduga tabung gas yang berjumlah puluhan memercikan api dan menyambar bensin yang langsung membakar seluruh bangunan rumah hingga menimbulkan ledakan.

"Melihat api membesar saya dan pemilik ruko langsung berhamburan keluar rumah menyelamatkan diri," kata Badrudin.

Untuk memadamkan api yang sudah melalap seluruh sudut rumah berikut isinya, Damkar menurunkan tiga unit mobil untuk bisa memadamkan api.

"Sekitar satu jam api berhasil padam dan kerugian ditaksir mencapai ratusan juta karena selain bangunan juga seluruh isi rumah habis tidak bisa diselamatkan," ujarnya.

Anna Wahyudin, Koordinator Damkar Kabupaten Lebak mengatakan, dalam kejadian kebakaran ini pihaknya menerjunkan tiga unit damkar.

"Kita berhasil memadamkan api sekitar satu jam, walaupun seluruh bangunan habis karena mobil damkar datang api sudah mengepung bangunan ditambah adanya tabung gas dan bensin yang menjadi faktor kebakaran ini," ucapnya. 




Info dan foto: www.BantenNews.co.id.
Editor: Bowo.




0 komentar:

Posting Komentar