Selasa, 29 Agustus 2017


GADIS Mawardi (23), tenaga magang Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Serang, saat ini tak diketahui keberadaanya. Warga Komplek Tegal Padang 003/014 Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan Drangong, Kota Serang, Banten hilang misterius sejak 17 Agustus 2017.

Machfudoh ibu kandung Gadis mengaku sedih atas kehilangan puterinya. Pasalnya Gadis merupakan anak tunggalnya.

"Apa lagi nanti rencananya pada 9 September mau nikah. Jadi saya gak tahu keberadaanya sama siapa dan pergi sama siapa. Sampai saat ini belum ada titik temunya," ujarnya.

Machfudoh mengatakan pihaknya sudah menghubungi polisi bahkan dukun pun telah ia datangi untuk mencari keberadaan anaknya tersebut. "Sudah 13 hari ini belum ada kabarnya. Ia juga meninggalkan handphone di kamarnya. Jadi sulit untuk menghubunginya," kata Machfudoh.

Menurut Mahcfudoh, puterinya tersebut pendiam. Jarang cerita kalau punya persoalan di tempat kerjanya atau dengan teman lingungannya." Saya harap anak saya bisa kembali lagi. Karena saya sudah nyare'at berusaha datang ke kantor dan polisi, semua anggota keluarga juga sudah," ujarnya.

Sementara itu Kepala Disdukcapil Kota Serang Ipiyanto membenarkan Gadis tak masuk kerja lagi. Ia mengaku simpati atas kehilangan pegawainya tersebut. Sebab ia bekerja di sini sebagai tenaga magang yang sering membantu pekerjaan di bagian penncataatan warga.

"Ia sudah lima tahun magang di sini. Ia baik orangnya dan kerjaanya juga cukup baik. Jadi saya juga merasa kehilangan," ucapnya.

Ipiyanto menambahkan sejauh ini Gadis tak ada masalah apapun dengan kerjaan di kantor. Dengan teman-temannya juga hubungannya baik. Namun sebelum hilang ahir-ahir ini ia bekeja uring-uringan. "Pernah saya tanya juga terkait sikapnya. Tapi saya ga bisa marahin dan menekan soal kerjaanya. Karena kan dia di sini tidak digaji. Namanya juga magang," ucapnya. 



Info dan foto: www.BantenNews.co.id.
Editor: Bowo.



0 komentar:

Posting Komentar