Rabu, 02 Maret 2016

 
 
SUDAH tiga tahun ambruk, gedung SDN Malaka Sari 14 Pagi, Duren Sawit, Jakarta Timur terlantar. Dua ruang kelas sudah rata dengan tanah tidak juga diperbaiki.

Pantauan di lapangan, Rabu (2/3), dari enam ruang kelas yang ada, dua di antaranya tidak beratap. Empat kelas lainnya, bagian plafonnya bergelombang. Kendati demikian, sekolah ini masih dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar siswa.

Pintu ruang kelas satu juga sudah lepas. Kemudian rumah dinas guru yang letaknya di belakang sekolah, juga nyaris ambruk.

Kepala SDN Malaka Sari 14 Pagi, Lilis Lisnawati mengatakan, dua ruang kelas yang ambruk ini adalah kelas empat dan lima, sejak tiga tahun lalu.

"Setiap hujan deras, ruang kelas banyak yang bocor. Semua siswa dan guru was-was karena khawatir ambruk. Apalagi kalau anginnya kencang sekali," ujar Lilis, Rabu (2/3).

Menurutnya, karena kondisi ruang kelas minim, siswa kelas satu dan dua terpaksa masuk siang hari. Ia berharap sekolahnya segera direhab total. Jika tidak maka siswa dan guru selalu khawatir saat proses belajar mengajar.






Info dan foto : www.beritajatim.com.
Editor : AKR.

0 komentar:

Posting Komentar